Kegiatan Vaksinasi Sapi

  • Oct 03, 2025
  • Ambar Nugroho

Kegiatan vaksinasi sapi adalah upaya preventif untuk meningkatkan kekebalan tubuh ternak, terutama terhadap penyakit berbahaya seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Prosesnya meliputi pemeriksaan sapi yang akan divaksinasi untuk memastikan kesehatannya, penyuntikan vaksin oleh petugas hewan, serta pencatatan dan pelaporan data vaksinasi ke dalam sistem informasi seperti ISKNAS atau iSKHINAS. Kegiatan ini dilakukan oleh tim gabungan dari dinas pertanian, TNI, polri, dan petugas kesehatan hewan dengan tujuan utama mencegah penyebaran penyakit dan kerugian ekonomi pada peternak. 

Tujuan Vaksinasi Sapi

  • Mencegah Penyakit: 

    Vaksinasi adalah cara paling efektif untuk melindungi sapi dari penyakit seperti PMK dan penyakit menular lainnya. 

  • Meningkatkan Kekebalan Tubuh: 

    Vaksin memasukkan virus yang dilemahkan ke dalam tubuh sapi sehingga sistem kekebalan tubuhnya merespons dengan membentuk kekebalan yang lebih kuat. 

  • Mengendalikan Penyebaran Penyakit: 

    Dengan memvaksin sapi-sapi yang sehat, penyebaran penyakit dapat dikendalikan, terutama di daerah yang berpotensi terjangkit penyakit. 

Proses Pelaksanaan Vaksinasi

  1. Pemeriksaan Sapi: 

    Sebelum divaksin, petugas kesehatan hewan akan memeriksa kondisi sapi untuk memastikan sapi dalam keadaan sehat dan tidak sedang sakit. 

  2. Penyuntikan Vaksin: 

    Petugas akan menyuntikkan vaksin ke tubuh sapi, biasanya di bagian leher sebelah kanan, menggunakan teknik steril. 

  3. Pendataan: 

    Data vaksinasi akan dicatat, termasuk tanggal vaksin pertama, kedua, dan ketiga, kemudian diinput ke dalam sistem informasi seperti iSKHINAS atau ISKNAS untuk koordinasi yang lebih baik. 

  4. Pemantauan Pasca-Vaksinasi: 

    Setelah vaksinasi, peternak perlu melakukan pemantauan cermat terhadap kesehatan sapi untuk memastikan vaksin bekerja efektif dan mencegah potensi reaksi. 

Peran Pihak yang Terlibat

  • Dinas Pertanian dan Pangan: 

    Bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengkoordinasikan kegiatan vaksinasi di wilayahnya. 

  • Tim Gabungan: 

    Melibatkan bidan peternakan, TNI (Babinsa), dan Polri (Bhabinkamtibmas) untuk membantu pelaksanaan di lapangan. 

  • Petugas Kesehatan Hewan/PPL: 

    Melakukan pemeriksaan, penyuntikan vaksin, dan memberikan edukasi kepada peternak. 

  • Peternak: 

    Wajib memvaksinasi peliharaannya dan memantau kondisi sapi pasca-vaksinasi.